Pemanfaatan Obat Tradisional Di Era Pandemi Covid

Di tengah peningkatan kasus Covid-19 di banyak negara, para ahli terus berusaha mengkaji jenis obat untuk menangani penyakit ini. “Mungkin memelihara ikan supaya pikiran kita tidak melulu memikirkan sakit. Juga lakuin olahraga ringan di rumah. Tentu saja, kita mesti punya optimistis untuk sembuh,” tambah dia. Menteri Kesehatan Kyrgyzstan, Alymkadyr Beishenaliyev, dengan berani meminum larutan natural tersebut yang terbuat dari akar tumbuhan beracun, Aconitum soongaricum, dalam sebuah pertemuan digital baru-baru ini. Semakin dekatnya lingkaran kasus Covid-19 di lingkungan kita membuat setiap orang untuk ekstra hati-hati dalam beraktivitas dan tidak lupa untuk menerapkan protokol kesehatan yang disarankan. Sekelompok milenial mulai berupaya membangkitkan jamu, bukan hanya sebagai obat atau minuman tradisional, tapi juga sebagai gaya hidup.

Obat covid herbal

Fase pertama dilakukan tes pada manusia dengan 12 relawan pada bulan April lalu. Bersama perusahaan farmasi AS Pfizer akan di lakukan uji klinis berikutnya untuk calon vaksin BNT162 dengan 360 relawan di AS. Menurut Pandu, jika obat-obatan natural diklaim bisa menyembuhkan atau membantu penyembuhan, maka harus terlebih dahulu melalui pengujian secara serius. “Harus dibandingkan sama yang tidak mendapatkan obat, jadi harus randomized medical trial, harus menggunakan uji klinik randomisasi dan double blind, harus membandingkan dengan yang tidak dapat obat ,” kata Pandu. Michael Yao dari Kantor Regional WHO untuk Afrika mengatakan, meskipun ada kemungkinan pengobatan baru dapat berasal dari obat-obatan tradisional, publik harus menahan diri untuk tidak menggunakan obat yang belum diuji coba untuk virus corona. Pada akhir April, Presiden Madagaskar Andry Rajoelina menggembar-gemborkan ramuan yang mengandung ekstrak Artemisia dan natural lainnya sebagai obat manjur untuk virus corona.

Kata Ahmad Rusdan Utomo, ada baiknya sebelum obat herbal digunakan, perlu diketahui dulu kondisi deadly yang bisa terjadi saat seseorang terinfeksi COVID-19. GenSMART memiliki manfaat proteksi diri dan investasi yang optimal, di sertai dengan GenSMart Allocation di awal pertanggungan, yang bertujuan untuk menambahkan manfaat risiko meninggal dunia dan mendukung tujuan investasimu. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya. Atau bisa juga menyampurkan 1 sdm madu dan jus lemon secukupnya ke dalam segelas air hangat. Sifat alami madu yang manis menandakan kandungan gula alaminya yang tinggi, sehingga dapat meningkatkan energi dan mencegah pusing. Apalagi madu juga baik untuk mencegah gula darah rendah, salah satu penyebab munculnya pusing.

“Optimasi efek terhadap pengatasan gejala Covid-19 terutama mukolitik dan bronchospamolitik. Lalu, uji klinik on top dengan protokol cara pembuatan kosmetik yang bijak ,” paparnya. “Dalam pengobatan penyakit-penyakit karena virus seperti HIV, hepatitis dan lainnya menambahkan komponen herbal dalam salah satu modalitas remedy. Ini juga bisa jadi suplemen modalitas untuk pengobatan Covid-19, jadi herbal sebagai adjuvant,” paparnya. MenyadurAsia One, fase pertama uji coba penggunaan sambiloto untuk pasien Covid-19 di Thailand telah dilakukan sejak Juni 2020 lalu.

Bisnis.com, JAKARTA – Obat khusus untuk para pasien yang terinfeksi Virus Corona (Covid-19) hingga saat ini masih belum ditemukan, kendati sejumlah obat natural diklaim efektif mengatasi wabah tersebut. Sebab ada berbagai uji yang dilakukan, hingga bisa diedarkan di masyarakat. Keterangan resmi Kemenkes tertulis, pemanfaatan obat tradisional harus tetap memerhatikan petunjuk penggunaan, di antaranya memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan . “Mengkonsumsi ramuan natural itu hanya untuk meningkatkan imunitas tubuh, hanya menjadi suplemen bukan obat,” lanjutnya.