Ini Cara Menghindari Modus Gaslighting Dalam Pelecehan Seksual

Ketika anak mama merasa kesal, ingatkan anak untuk menarik napas dalam-dalam dan dengarkan apa yang membuatnya kesal. Ajukan pertanyaan jika Mama tak sepenuhnya mengerti, tetapi pastikan mendengarkannya tanpa menghakimi. Jika Mama adalah orangtua yang selalu mendorong anak atau tidak pernah puas dengan prestasinya, kemungkinan besar Mama sedang meremehkan anak.

Kamu tidak tahu siapa yang bisa dipercaya sehingga kamu akhirnya termanipulasi untuk hanya percaya pada si pelaku gaslighting. Gaslighter memiliki hubungan yang erat dengan perilaku kekerasan, diktaktor, narsis dan pemimpin yang selalu ingin dianggap benar. Gaslighter biasanya akan menggunakan kepercayan dari korbannya untuk mendapat kontrol atas suatu goal, mendiskreditkan orang lain, serta menggunakan hal-hal baik di masa lalu untuk memanipulasi. Dengan itu, korban akan merasa tersakiti secara emosional, bahkan tak jarang mengganggu psikisnya dan kehidupan sehari-hari. Sang manipulator mengalami gangguan kepribadian narsistik, bahkan percaya bahwa mereka sangat penting dan dunia berputar di sekitar mereka sendiri. Orang tersebut juga selalu mementingkan diri sendiri dan tidak punya waktu atau minat pada orang lain, kecuali hal itu memiliki tujuan untuk mereka pribadi.

Seorang gaslighter akan mengatakan banyak hal baik namun tidak ada tindakan yang tepat. Korban akan merasa diperas dan disakiti secara emosional, tidak jarang mengganggu psikologinya dan mengganggu kehidupan sehari-hari. Bola Online Menurutnya, orang yang selingkuh melihat dunia dengan cara yang tidak dapat dipercaya karena mereka tidak mempercayainya. Menurut Pitta, Mereka mencoba untuk melepaskan diri dari kesalahan dengan cara yang licik.

Bahkan ketika Anda mencoba untuk mendiskusikan bagaimana perilaku mereka terhadap Anda, mereka dapat memutarbalikkan percakapan dan akhirnya menyalahkan Anda. Selain itu, pelaku gaslighting mungkin berbohong kepada Anda dan memberitahu Anda bahwa orang lain menganggap Anda gila. Orang-orang ini mungkin tidak pernah mengatakan hal buruk tentang Anda, tetapi pelaku gaslighting akan melakukan segala upaya untuk membuat Anda percaya bahwa mereka melakukannya. Psikolog memakai istilah “gaslighting” untuk merujuk pada tindakan manipulasi tertentu di mana manipulator atau pelaku mencoba membuat orang lain atau korbannya mempertanyakan ingatan, realitas, atau persepsi mereka sendiri.

Pelaku gaslighting secara sengaja akan membuat ketidakseimbangan dalam kekuasaan dan eksplorasi korban untuk memenuhi kepentingannya. Tak cuma itu, Novita Condro mengaku pernah dibentak Vincent Raditya karena tak mencukur rambut. Seorang gashlighter akan berperilaku baik dan mengatakan hal-hal baik. Namun, yang dikatakannya tidak sesuai dengan perbuatan yang dilakukan. Menurut Patricia Evans, seorang spesialis komunikasi interpersonal yang tinggal di San Francisco, menjatuhkan korban gashlighting secara verbal biasanya dilakukan dalam bentuk lelucon kasar.

Apa itu gashlighthing

Ketika Mama mempertanyakan pikiran, perasaan, dan keyakinan anak, itu akan menciptakan keraguan dari anak yang sedang belajar melihat sesuatu dengan jelas, atau ia sedang belajar memahami dunia di sekitarnya. Meragukan apapun dalam kehidupan anak dapat merusak kepercayaan dirinya, serta dapat membuat anak merasa tidak aman. Spinelli mengatakan, jika orangtua dididik dengan cara gaslighting oleh Mama atau Papanya sendiri, mereka mungkin tidak menyadari tidakannya manipulatif dan merusak. Kemudian, ingat-ingat lagi apakah kamu pernah melihat sendiri perilaku abusif yang dilakukan oleh pelaku pada korban. “Jangan langsung mendorong mereka dengan saran yang tidak diinginkan, apalagi saran untuk mengakhiri hubungan,” kata Engel.

Jika Anda sudah menyadari adanya manipulasi dan perilaku gaslighting dari pasangan, teman, atau bahkan anggota keluarga, mintalah pertolongan. Psikolog bisa memberikan bantuan dalam menghilangkan rasa ragu dan ketakutan yang Anda rasakan. Korbannya mungkin tidak pernah mengatakan atau berbuat hal buruk seperti cerita si pelaku, namun pelaku gaslighting akan berusaha semaksimal mungkin untuk menggiring orang lain di sekitarnya menjadi percaya.

Mereka akan menganggap pandanganmu sebagai sesuatu yang salah dan tidak sehat. Leo juga suka membuatmu merasa seakan-akan tidak tahu bagaimana melakukan sesuatu secara benar sehingga mereka akan mendidikmu dengan cara pandang mereka. Kalimat ini diucapkan untuk mempermainkan emosi korban dan berpikir perilakunya salah. Sehingga pelaku akan konsisten mengkritik hal-hal ini, membuat komentar sinis untuk menyakiti dan mengendalikan kita. Mereka kemudian akan memberitahu kita untuk “menyelesaikannya,” sehingga kita berpikir sudut pandang kita adalah hal yang keliru. Biasanya bentuk manipulasi ini dilakukan oleh seseorang untuk terlihat berkuasa dan bisa mengontrol orang lain.

Menurut Oxford Dictionary, gaslighting merupakan bentuk manipulasi yang dilakukan seseorang terhadap orang lain. Manipulasi ini termasuk manipulasi psikologis yang dilakukan dalam hubungan interpersonal contohnya, antar teman, atasan kepada bawahan, atau hubungan dengan pasangan. Film bergenre psikologi thriller ini mengisahkan seorang wanita yang menjadi korban manipulasi psikologis suaminya. Sang suami memanipulasi sang istri, dicuci otaknya sehingga perlahan ia mulai meragukan dirinya sendiri dan meyakini dirinya jadi gila. Gaslighting merupakan sebuah istilah yang dipakai untuk menggambarkan bentuk pelecehan emosional dalam sebuah hubungan. Pelecehan tersebut berupa memaksa orang lain untuk mempertanyakan pikiran, memori, dan kejadian di sekitar mereka.

Pelaku biasanya akan mengatakan bahwa korban terlalu sensitif, berhalusinasi, atau cemburu, dan masih banyak lain kata-kata yang diucapkan pelaku gaslightinguntuk membuat korban meragukan pikiran dan penilaian mereka. Setelah hal ini terjadi dalam waktu yang cukup lama, korban akan kesulitan mengambil keputusan sendiri karena merasa tidak memiliki kemampuan untuk berpikir rasional, dan pada akhirnya menyerahkan semuanya pada pelaku. Merujuk ke ilmu psikologi populer, seperti yang dikutip dari situs Psychology Today, gaslighting adalah bentuk manipulasi dan pencucian otak yang dilakukan oleh seseorang untuk membuat korban meragukan dirinya sendiri. Pada akhirnya, korban merasa kehilangan persepsi, identitas, dan harga dirinya. Dan gaslighting bisa dilakukan oleh siapa saja, mulai dari pasangan, teman, hingga bos.