Cara Cepat Menyembuhkan Covid Tanpa Gejala

Jika kamu tidak memiliki gejala apapun, kamu dapat melakukan isolasi mandiri di rumah ataupun fasilitas isolasi pemerintah. Jika memiliki gejala ringan, kamu bisa melakukan isolasi mandiri di fasilitas isolasi pemerintah ataupun di rumah bagi yang memiliki syarat. Kemenkes menetapkan bahwa tempat isolasi mandiri haruslah memiliki ventilasi yang baik dengan mobilitas yang terbatas. Sementara itu, kalau kamu merasakan gejala sedang, kamu bisa menjalani isolasi dan perawatan di RS Lapangan, RS Darurat Covid-19, RS Non Rujukan, dan RS Rujukan.

Kondisi-kondisi yang memerlukan penanganan langsung oleh dokter di rumah sakit, sepertimelahirkan,operasi, cuci darah, atauvaksinasi anak, perlu ditangani secara berbeda dengan beberapa penyesuaian selama pandemi COVID-19. Jangan lupa untuk tetap menjalani isolasi dan memeriksakan diri ke dokter jika sakit tak kunjung sembuh. Bila Anda mencurigai diri Anda terpapar COVID-19 tapi tidak mengalami gejala apa pun, Anda tidak perlumemeriksakan diri ke rumah sakit. Cukup tinggal di rumah selama 14 hari dan membatasi kontak dengan orang lain. Hentikan seluruh aktivitas di luar ruangan sampai dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona. Selain itu, suplemen seperti vitamin C dan zinc juga dapat membantu meningkatkan imunitas dan menjaga kesehatan tubuh.

Hindari kontak dengan penderita COVID-19, orang yang dicurigai positif terinfeksi virus Corona, atau orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek. Anda bisa membuat janji konsultasi dengan dokter di rumah sakit melalui aplikasi ALODOKTER agar bisa diarahkan ke dokter terdekat yang dapat membantu Anda. Minumlah obat yang bisa mengobati gejala yang muncul seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan flu. Gejala pernapasan seperti batuk, pilek, dan sakit tenggorokan, masih menjadi gejala yang sering dilaporkan pasien COVID-19, yang seringkali membuat penderitanya merasa tidak nyaman.

“Hindari berbagi barang-barang rumah tangga pribadi,” kata Tony Yuan, seorang dokter dan direktur medis di Doctor On Demand. Infeksi COVID-19 berlangsung sekitar 14 hari, namun kebanyakan mereka yang posditif akan merasakan lebih baik pada tubuhnya setelah satu minggu perawatan. Perawatan pada mereka yang terkonfirmasi virus hanya untuk meredakan gejala-gejala yang ditimbulkan saja seperti demam, nyeri, mual dan lain sebagainya. Selain itu, penderita Covid-19 juga harus memenuhi kebutuhan vitamin dalam tubuh. Tirta mengatakan, kebutuhan vitamin tidak hanya dipenuhi dari suplemen tetapi juga bisa dari buah buahan dan sayur. Banyak masyarakat yang kemudian memborong obat tersebut tanpat resp dokter.

Meski obat-obatan tersebut tidak membantu melawan COVID-19 secara langsung, tapi hasil penelitian menunjukkan kekurangan mineral dan nutrisi penting bisa memperburuk kondisi COVID-19 yang diderita. Seorang pakar dari luar negeri, Faheem Younus memberikan pesan kepada masyarakat di Indonesia yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah. Beberapa saran perawatan yang disarankan di sini ditujukan untuk mengurangi atau merawat gejala-gejala COVID-19, bukan membunuh virusnya. Tujuannya ialah bila gejala tersebut dikurangi hingga tingkat yang dapat Anda toleransi, sistem kekebalan tubuh Anda akan bekerja lebih baik untuk melawan infeksi virus ini.

Cara untuk menyembuhkan covid

Penderita yang terinfeksi virus corona akan menerima terapi yang bersifat suportif untuk mengurangi gejala. Misalnya anti-piretik untuk menurunkan suhu tubuh dan cairan untuk mencegah dehidrasi, serta terapi oksigen pada pasien yang mengalami sesak napas. Meski semua orang dapat terinfeksi virus corona, mereka yang lanjut usia, memiliki penyakit kronis, dan memiliki daya tahan tubuh rendah lebih rentan mengalami infeksi ini serta komplikasinya.

Gunakan pula perlengkapan makan, mandi, ibadah terpisah, yang tidak dipakai oleh anggota keluarga lainnya. Pasien COVID-19 yang menderita anosmia juga mungkin merasa kesulitan untuk makan dengan regular Mesin Slot. Smoothies, jus, dan makanan kaya protein, harus dikonsumsi dalam jumlah banyak.