Banyak Yang Percaya Vaksin Covid

Dengan pandemi Covid-19 saat ini, ia menilai penting dan urgensinya vaksin tersebut. Ia merasa ada lebih banyak yang bisa dilakukan untuk mendorong dan mendidik individu tentang vaksin tersebut. Tetapi ketika vaksin pertama kali datang, menurutnya, ada banyak pertanyaan, terutama karena Muslim tidak akan menerima kandungan produk hewani dalam vaksin tersebut.

Akibatnya, saat ada orang yang punya pola pikir berbeda, seseorang yang sudah tidak percaya fakta dapat dengan mudah beralih ke teori konspirasi tersebut. Dengan memercayai teori tersebut, para penganut teori konspirasi memiliki sesuatu yang nyata untuk disalahkan. Mereka pun jadi punya alibi untuk tidak mematuhi protokol kesehatan yang diberlakukan. Teori konspirasi COVID-19 sebenarnya hadir karena manusia belum mengetahui dari mana virus corona atau SARS-CoV-2 berasal. Maka untuk membuatnya “lebih masuk akal”, manusia pun membuat asumsinya masing-masing. Di Indonesia, tak sedikit orang yang vokal menyuarakan bahwa mereka menganggap virus corona atau SARS-CoV-2 hanyalah khayalan untuk menakuti masyarakat.

Vaksin, ventilator, bisnis rumah sakit, bahkan hingga ke yang paling kecil masker. Di Wisma Atlet tempatnya menjalani isolasi, ambulans datang berkali-kali. Di lain hari satu bus sekolah penuh membawa pasien, juga untuk isolasi. Akibatnya, muncullah berbagai teori konspirasi untuk menyalahkan seseorang atas wabah mematikan dan mengerikan ini. Konspirasi adalah pseudo-teori, di mana pseudo berarti “tidak asli”.

Teori konspirasi pun merupakan wujud dari buah pikir manusia yang butuh penjelasan. Meski demikian, penjelasan yang dihasilkan itu bukan berasal dari metode yang teliti seperti sains. Alex mencontohkan demo buruh pada tanggal 30 April yang pada akhirnya batal karena mendapat telah respon dari Presiden Jokowi.

Mengapa banyak konspirasi mengenai covid

Namun, ia mengatakan bahwa sejak awal mereka telah mengklarifikasi bahwa vaksin itu benar-benar halal dan tidak mengandung produk hewani dan aman untuk digunakan. Motif ini merupakan dorongan dalam diri untuk menemukan jawaban-jawaban dari setiap masalah kompleks yang tidak bisa dijawab dengan sekali berpikir saja. Akibatnya ketika informasi yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah tidak ditemukan, maka selanjutnya tindakan manusia akan dikendalikan oleh rasa penasaran yang meluap-luap. “Banyak orang yang saya kenal telah meninggal, orang tua dari orang-orang yang dekat dengan saya.”

Karena bisa kita ketahui arti dari konspirasi adalah persekongkolan sekelompok orang dalam merencanakan sebuah kejahatan yang dilakukan dengan rapi dan sangat dirahasiakan. Satu teori konspirasi menyebut bahwa virus ini adalah senjata biologis yang direkayasa oleh Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat Sebagai cara untuk berperang di Cina. Sementara ada pula teori lain yakin bahwa pemerintah Inggris dan Amerika Serikat memperkenalkan virus ini sebagai cara untuk menghasilkan uang dari vaksin yang akan mereka buat.

Misalnya mereka yang tidak menyukai Amerika, akan selalu setuju terhadap isu apapun yang menjatuhkan citra Amerika, begitupun juga terhadap China. Dan terakhir dalah motif sosial, motif ini merupakan sebuah dorongan untuk untuk mempertahankan citra positif diri sendiri dan dalam kelompok, dengan cara menyalahkan satu pihak yang akan dikaitkan dengan permasalahan yang ada. Padahal buku iqro hanya sebagai alat untuk mempermudah belajar membaca Al-Qur’an. Bukan hanya itu, terkadang berita di internet dibumbui dengan teori konspirasi untuk menggiring opini masyarakat.

Selain itu, pemerintah menyediakansafe houseuntuk OTG yang sulit melakukan isolasi mandiri dan pasien rumah sakit yang sudah membaik, jelas Dosen fakultas Kedokteran Unisma Malang itu. Teori konspirasi lainnya menuduh Gates dan yayasannya membantu merancang virus corona. Teori ini bermula dari salah tafsir atas pekerjaan yang dilakukan oleh sebuah pusat penelitian di Inggris bernama Pirbright Institute yang didanai oleh The Melinda and Bill Gates Foundation. “Bill Gates mungkin telah menciptakan virus corona untuk melacak orang-orang dengan mikrochipnya,”kata Stone dikutip oleh New York Post, dilansir dari BuzzFeed News (20/4). Berita tersebut bahkan lebih popular dari pada video Law of Liberty.

Satu hal yang bisa kita lakukan adalah terus mengedukasi diri dan orang di sekitar dengan informasi yang tepat. Jangan mudah percaya dengan teori-teori di luar sana yang tidak didukung oleh fakta dan bukti ilmiah. Dilansir HuffPost, Karen Douglas mengatakan segala ketidakpastian ini membuat manusia merasa kehilangan kendali akan hidupnya. Kalau para pendukung Si Public Figure mereka bilang ini hanya berlatar ekonomi. Kalau mereka beranggapan banyak perputaran uang yang terjadi dalam Pandemi Covid-19 ini.

Melalui video call dari LP Pondok Bambu, pekan lalu, ia menyebut tak bermaksud menjelek-jelekan Bill Gates. Ia berkilah hanya meminta pemerintah tak sembarangan menggunakan vaksin dari luar. Walaupun video tersebut telah dihapus Youtube, konspirasi masih tetap berlanjut. Mantan Penasihat Donald Trump, Roger Stone bahkan pada thirteen Slot Online April berspekulasi bahwa Bill Gates telah menciptakan Covid-19 untuk membuat vaksin dengan mikrochip di dalamnya yang dapat melacak populasi global. Pernyataan itu pertama kali ia sampaikan di saluran radio The Answer.