7 Cara Menjaga Sistem Imun Tubuh Tetap Sehat Lawan Corona

Tapi, selain memperbanyak konsumsi sayur dan buah jangan lupa juga yah mengonsumsi multivitamin untuk memaksimalkan kondisi tubuh. Mengonsumsi bahan segar memang tidak selalu bisa dilakukan, tetapi cobalah batasi konsumsi pangan olahan. Makanan siap saji, camilan kemasan, dan makanan manis biasanya tinggi lemak jenuh, gula, dan garam. Saat belanja, pastikan membaca label nutrisi gizi terlebih dahulu dan usahakan untuk memilih produk yang lebih sehat. Selain itu, usahakan untuk minum air putih dan hindari minuman berpemanis. Jika ingin memberikan rasa pada minuman, campurkan buah atau sayur seperti lemon, jeruk nipis, irisan timun, atau buah lainnya.

Selain cuci tangan dengan sabun, mengenakan masker dan menghindari menyentuh bagian wajah juga disebut-sebut sebagai cara efektif untuk menghindari penularan virus ini. Melihat betapa pentingnya pola hidup sehat danself-caredi masa pandemi COVID-19, Natural Honey juga mengusung kampanye bertajuk #SmallActsNaturalHoney. Kampanye ini bertujuan untuk mengajak warganet pengguna Instagram untuk melakukan rutin melakukan self-care, meski di tengah kesibukan yang padat dan situasi pandemi. Stay at home dan social distancing adalah hal yang paling ampuh untuk mencegah penularan, dan menghindari penularan virus corona. Semakin jarang anda keluar rumah, kontak dengan orang lain pun juga semakin jarang. Cuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan kamar mandidan toilet, setelah mengganti popok, setelah bermain dengan binatang, serta sebelum dan sesudah berada di sekitar orang yang sakit.

“Untuk menjaga di masa pandemi ini tidak ada pilihan lain selain mengikuti protokol kesehatan. Tubuh manusia memerlukan sinar matahari untuk membantu meningkatkan produksi vitamin D di dalam tubuh. Sinar matahari ini menjadi sumber utama vitamin D alami, sementara hanya sedikit sekali yang berasal dari makanan. Di masa pandemi seperti saat ini, kita harus mampu menjaga serta meningkatkan imun agar tidak terinfeksi virus covid-19 yang kini menjadi momok menakutkan. Bagi Sobat yang malas bergerak, selain menjadikan tubuh gemuk tetapi juga memberikan dampak kesehatan lainnya. Sejumlah penelitian mengungkapkan, malas bergerak bisa menimbulkan berbagai risiko penyakit, mulai dari jantung hingga otak.

WHO sebagai organisasi kesehatan dunia dalam kampanye WHO’s Be Active, mengajak semua orang untuk tetap aktif walau dalam kondisi terbatas. Sebab, air putihlah yang lebih dibutuhkan tubuh untuk mengisi kembali cairan tubuh yang hilang dan menjaga sistem imun agar Anda tidak cepat dehidrasi. Namun agar tidak cepat kelelahan, sebaiknya jangan berolahraga di siang hari ketika puasa masih berlangsung karena perut dalam keadaan kosong. Artinya, Anda mungkin tidak memiliki cukup cadangan tenaga untuk bisa melakukan aktivitas fisik seperti olahraga. Seperti misalnya bekerja dari rumah membuat Anda mempunyai waktu yang bebas di rumah.

Cara agar tetap sehat pada masa pandemi

Akan tetapi, risiko penularan lebih tinggi datang dari interaksi dalam jarak dekat dengan orang lain—misalnya saat berbelanja bahan makanan atau menerima pesanan. Dalam keadaan apa pun, kebersihan sangat penting saat menyiapkan makanan untuk mencegah penularan penyakit melalui makanan. Rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir masih menjadi cara paling efektif untuk mencegah penularanvirus Covid-19. Saat ini perkantoran serta tempat-tempat umum sudah banyak menyediakan wastafel untuk mencuci tangan.

Kamu harus meningkatkan imunitas untuk mencegah terpapar virus corona. Lakukan cara-cara berikut guna meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Setelah berbuka puasa, makanlah makanan dengan gizi yang seimbang, terdiri dari karbohidrat, protein, dan serat. Makanan dengan gizi seimbang dapat menjaga tubuh tetap bugar saat puasa dan selama pandemi COVID-19. Salah satu bentuk pola makan yang perlu diterapkan adalah, pastikan komposisi makanan yang dikonsumsi lengkap. Bukan sekadar sayur dan buah, atau pun makan hanya untuk mencapai rasa kenyang.